Kak….beli cirengnya dong….
22 November 2011, Jam 8 malam disebuah pelataran parkir Mall terkemuka di kota Bandung, ketika saya hendak menyalakan kendaraan saya tiba-tiba seorang bocah laki- laki kecil memanggil saya dan berkata dengan nada suara rendah bak seorang Papa yang kehilangan semangat hidupnya,ini sedikit alur pembicaraan saya dan si bocah dengan bekas ingus kering dipipi sebelah kirinya,oh iya saya ingat sekarang namanya “Dede”;
DD : kak….beli cirengnya kak….
Y : kok bisa jam segini belum pulang? Berapa cirengnya?
DD: Belum nunggu temen,cirengnya 4 rb kak…*sambil memelas
Y : kakak kasih uang 10 rb, tapi kamu jangan memelas gitu ngomongnya,kamu kelas berapa?
DD: kelas 3 SD *mulai merubah intonasi suaranya karena saya mengeluarkan uang 10rb
Y : wah hebat, boleh nanya gak?
DD : Boleh
Y: hmm…siapa nama Presiden RI sekarang?
DD :…..*dia menggeleng
Y: ibu kota Indonesia?
DD:…..*sekali lagi menggeleng
Y : Kalau 3 X 5 sama dengan berapa?
DD : 15
Y : Hebat, kalau isi sila ke-3 apa?
DD : Persatuan Indonesia
Y : Kalau Bapak Soeharto masih hidup atau sudah meninggal?
DD : Sudah meninggal *sambil memelas karena hujan mulai membesar dan saya masih memegang uangnya
Y: Kamu pulang sama siapa?
DD : Pulang sama teman, nih mau pergi,rumah aku di Lembang,nebeng angkot biasanya,sampe rumah jam 10
Y : pertanyaan terakhir deh, lagu kebangsaan Indonesia apa?…
DD : apa itu lagu kebangsaan?
*saya berikan uangnya sambil saya usap-usap kepalanya,lalu dia lari sambil tak mengucapkan terima kasih karena hujan semakin besar,lalu dari kejauhan saya teriak kepada bocah itu lagi
Y: Hey Dede….siapa Presiden Indonesia sekarang?….*dengan teriak dan semua orang disekeliling saya sambil kaget,ada yg lebih mengagetkan adalah jawaban sang bocah, di menoleh kebelakang dan menjawab
DD : “GAK TAU DAN GAK MAU TAU…”*saya tulis ini di kamar kecil kantor saya,akhirnya saya ada waktu untuk menuangkan apa yg terjadi 2 hari yg lalu, so..Whoz to blame President? Teacher? Parents? You? Or Me? Or that little boy name “Dede”?…..